Fakultas Sains dan Teknologi

Kuliah Pakar Program Studi D-III Akupunktur Fakultas Sains dan Teknologi ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brw Malang Dengan Tema “Pendekatan Neurosegmental Akupunktur Pada Penyakit Kronis: Integrasi Somatic-Autonomic, Myotome-Viscerotome, Dan Motor Point”

Informasi dan kabar dari Fakultas Sains dan Teknologi ITSK RS dr. Soepraoen.

MALANG – Program Studi D-III Akupunktur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ITSK RS dr. Soepraoen menggelar kegiatan Kuliah Pakar yang mengusung tema “Pendekatan Neurosegmental Akupunktur Pada Penyakit Kronis: Integrasi Somatic-Autonomic, Myotome-Viscerotome, Dan Motor Point”. Acara ilmiah ini berlangsung dengan penuh antusiasme pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kampus III ITSK RS dr. Soepraoen.

Kuliah pakar ini diselenggarakan sebagai upaya memperdalam pemahaman mahasiswa serta civitas akademika mengenai perkembangan ilmu akupunktur modern, khususnya berbasis pendekatan neurosegmental yang krusial dalam penanganan kasus-kasus penyakit kronis.

Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan dan sambutan resmi dari Ketua Program Studi D-III Akupunktur, Ibu Chantika Mahadini, A.Md.Akup., M.Psi., Psikolog.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan integrasi antara keilmuan neurosains dan akupunktur bagi para calon praktisi. Pemahaman mengenai aspek somatic-autonomic serta pemetaan myotome-viscerotome diharapkan mampu meningkatkan efektivitas terapi, kualitas keselamatan pasien, serta mendukung integrasi terapi akupunktur di dunia medis modern.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi utama oleh pakar di bidangnya, Bapak Devin Devara, A.Md.Akup., S.S., AIFO. Dalam sesi materi, beliau membedah secara mendalam bagaimana konsep motor point dan persarafan neurosegmental berperan penting dalam meredakan nyeri serta meregulasi disfungsi organ pada penyakit kronis.

Tidak hanya menyampaikan teori, Bapak Devin Devara juga memandu sesi praktik langsung (hands-on practice). Para peserta terlihat sangat antusias menyaksikan demonstrasi identifikasi titik motor point dan teknik penusukan berbasis neurosegmental yang benar, dilanjutkan dengan simulasi penanganan kasus secara interaktif.

Melalui kegiatan Kuliah Pakar ini, seluruh mahasiswa Prodi D-III Akupunktur ITSK RS dr. Soepraoen diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan klinis yang berbasis bukti (evidence-based practice) serta siap bersaing di dunia kerja.

Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan jajaran dosen Prodi D-III Akupunktur Fakultas Sains dan Teknologi ITSK RS dr. Soepraoen.

Tags: